Hai Sobat Wirausaha! Kain Blacu ramai menjadi perbincangan lho dalam dunia kerajinan tangan akhir-akhir ini.  Mulai dari tas pundak, dompet, tas slempang, tas tangan, dan kerajinan lainnya menggunakan blacu laris manis di pasaran.  Permainan corak, gambar, dan paduan warna yang apik membuat nilai jual bahan blacu meroket.  

Dalam industri tekstil, blacu mulai dicari untuk memenuhi kebutuhan pembuatan souvenir dan kantong belanja.  Selain mudah dipadupadankan dan dijahit, bahan blacu memiliki banyak keunggulan lain. Berikut pembahasan lengkap mengenai bahan Blacu.

Kain Blacu dan Potensi Usaha

Blacu adalah bahan kain mentah hasil tenun yang belum diberi warna.  Warna asli belacu yang putih tulang adalah warna asli kain mentah.  Banyak pengusaha yang memanfaatkan warna asli blacu karena kesan natural dan asli.  Bahan blacu dapat diolah lebih lanjut dengan pencelupan warna maupun teknik lukis dan sablon.

Jika Sobat Wirausaha masih bingung harus memulai bisnis apa dengan bahan blacu, potensi usaha yang paling ramai dengan jenis kain ini adalah industri tas. Goodie bag, toote bag, dan mini pouch Blacu dengan gambar lucu menarik banyak konsumen di pasar e-commerce.  

Selain itu, sarung bantal dan taplak meja lukis berbahan Blacu juga menjadi pilihan aksesori estetik ala generasi millenials

Harga yang dibanderol untuk aneka kerajinan bahan blacu ini tergolong murah. Banyak pouch mini seharga mulai dari Rp 15.000 di pasar e-commerce.  Jika dibandingkan kerajinan kain lainnya, bahan Blacu menjadi primadona.

Karakteristik Kain Blacu 

1. Blacu adalah jenis bahan alami yang memiliki karakteristik bahan sedikit berserat 

Kain mentah Blacu masih alami dengan tekstur sedikit kasar berserat.  Tekstur ini menjadi ciri khas blacu dibanding bahan lainnya.  Selain itu warna asli yang putih tulang memberikan kesan bersih dan kalem.  

2. Belum memiliki warna dan mudah diolah lebih lanjut

Banyak pengusaha kerajinan yang mempertahankan warna asli Blacu dan laku dipasaran.  Namun jika ingin menambahkan nilai jual, Blacu ini mudah diolah lebih lanjut.  Pencelupan warna dan melukis blacu dengan tangan menjadi alternatif.  Penambahan aksesori pada Blacu juga mudah dilakukan karena bahannya yang ringan dan mudah dijahit.

3. Aman digunakan dan dikreasikan

Bahan blacu tidak menimbulkan reaksi alergi karena masih bersifat serat alam hasil tenun tanpa pengolahan.  Bahan Blacu sangat aman digunakan untuk menggantikan barang kebutuhan sehari-hari maupun fashion.  Mulai dari orang dewasa hingga anak semua bisa menggunakan bahan blacu karena endah reaksi alergi.

Kelebihan Bahan Blacu

– Harganya lumayan terjangkau

Dibandingkan kain lain di pasaran, Blacu memegang pangsa pasar karena harganya lebih terjangkau.  Kain lain memerlukan pengolaahan lebih lanjut sehingga harga jualnya mahal. Sementara Blacu masih jauh lebih murah dan bisa menghemat biaya bahan baku saat digunakan untuk bahan utama kerajinan tangan.

– Mendukung Go Green dan Bisa Didaur Ulang

Kampanye yang ramai didukung belakangan ini adalah gunakan produk ramah lingkungan.  Kain Blacu menjadi salah satu produk unggulan untuk mendukung kampanye ini.  Bersumber dari serat alam, Blacu mudah didaur ulang menjadi produk yang lain dan tidak menyebabkan polusi lingkungan.

Demikian pembahasan tentang bahan balcu, kelebihan bahan blacu, dan karakteritik kain blacu.  Menilik banyaknya potensi bahan blacu untuk usaha kerajinan, kamu tidak perlu ragu lagi untuk memilih bahan ini jadi pemain utama bisnis kerajinan.  Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga: Karakteristik Bahan Lotto, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Bagi Anda yang ingin membuat tas belanja, atau produk lain dari bahan blacu dalam jumlah banyak, bisa order ke konveksi Jakarta 89 Blue Garment. Konveksi yang satu ini sudah berpengalaman lebih dari 8 tahun. Dijamin produk yang dihasilkan sangat berkualitas dengan harga merakyat.

Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi lebih lanjut. Jangan lupa follow juga akun instagram @89bluegarment untuk info terbaru lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.